Melawan, Pencuri Motor di Metro Ditembak Polisi

Busro, tersangka curanmor duduk dikursi roda lantaran kakinya ditertangani timah panas polisi./rd

Cilukba.co, Metro – Pelaku pencurian bermotor di lumpuhkan dengan timah panas oleh anggota Tekab 308 Polres Metro lantaran melawan saat akan ditangkap.

Tersangka, Busro (25) melancarkan aksinya sebanyak enam kali di Kota Metro, empat TKP di Metro Timur, dan dua TKP di Metro Barat.

Kasat Reskrim Polres Metro AKP Andri Gustami mengungkapkan, penangkapan DPO pencurian dengan pemberatan (Curat) bernama Busro (25) itu dilakukan di kediamannya, Desa Nibung Kecamatan Gunung Pelindung Kabupaten Lampung Timur.

“Busro merupakan DPO sejak setahun lalu. Ia beraksi bersama rekannya bernama Iskandar yang saat ini telah bebas menjalani hukuman penjara. Saat itu mereka mencuri motor pada hari Senin, 3 Februari 2020 sekira jam 16.00 WIB di rumah kost Hiroki, jalan Terong, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan
Metro Timur,” jelas Kasat dalam Konferensi Pers dihalaman Mapolres setempat, Jum’at (12/3/2021).

AKP Andri menjelaskan, penangkapan buronan yang telah melancarkan aksinya di sejumlah TKP itu dilakukan pada hari Kamis tanggal 11 Maret 2021 sekira pukul 09.00 WIB dikampung sang buronan. Setelah melakukan penyelidikan, Polisi menggerebek rumahnya di desa Nibung tepat pukul 01.30 WIB.

“Tersangka berusaha melarikan diri melalui pintu belakang rumah dan tim melakukan pengejaran. Pada saat tim akan menangkap, tersangka berusaha melakukan perlawanan aktif dengan menggunakan kayu dan batu. Sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap tersangka,” ungkapnya.

Kasat mengungkapkan, ketegangan sempat terjadi saat proses penangkapan Busro. Petugas terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan untuk membubarkan massa yang menghalang-halangi penangkapan.

“Saat tersangka akan dibawa kemobil, warga dan keluarga tersangka sudah lebih dulu berada di mobil petugas dan berusaha untuk melawan serta membebaskan pelaku. Mereka juga melempari batu ke arah petugas, sehingga kaca salah satu mobil petugas pecah dibagian kiri. Kemudian petugas mengeluarkan tembakan untuk mengurai masa dan berhasil meninggalkan TKP penangkapan dalam keadaan selamat,” bebernya.

Saat ini lanjut Kasat, Busro menggantikan Iskandar untuk menjalani hukuman. Barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk Honda Beat warna biru dengan nomor Polisi BE 2268 NAN juga diamankan Satreskrim Polres Metro.

“Busro terancam pasal 363 KUHP dengan hukuman penjara paling lama 7 tahun penjara,” tegas Kasat.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *