Pemkot Metro Fokus Pemerataan Infrastruktur dan Penguatan Pemberdayaan Masyarakat di Metro Utara

Cilukba.co, Metro — Pembangunan di wilayah Kecamatan Metro Utara akan dilaksanakan berdasarkan skala prioritas dengan menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia.

Hal tersebut disampaikan, Wakil Walikota Metro Rafieq Adi Pradana usai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Aula Kecamatan Metro Utara, Kota Metro. Kamis (28/01/2026).

“Meski tidak semua pembangunan dapat direalisasikan secara maksimal, kami tetap berkomitmen agar setiap wilayah memperoleh bagian pembangunan secara merata.” Katanya.

“Dalam pembahasan Musrenbang tetlah disepakati bahwa pembangunan akan difokuskan pada titik-titik prioritas,” jelasnya.

Rafieq menambahkan, bahwa Kelurahan Banjarsari, telah diputuskan tidak ada pembangunan lain selain pembangunan Kantor Kelurahan, jadi untuk Banjarsari tidak ada Pokmas semuanya fokus di Kantor Kelurahan.

Selain itu, program kesejahteraan di setiap kelurahan tetap berjalan. Tadi sudah saya sampaikan, seluruh dana kelurahan yang tidak digunakan untuk kegiatan fisik akan dialokasikan untuk pemberdayaan masyarakat di bidang sosial budaya dan ekonomi.

Sementara itu, Camat Metro Utara Hery Hendarto menjelaskan, bahwa hasil dari Musrenbang Kelurahan petunjuk dari Bappeda, 10 prioritas infrastruktur, 5 sosbud dan 4 prioritas ekonomi. Dari usulan tersebut di rapatkan dengan lurah mana yang di progreskan untuk penganggaran tahun 2027.

“Dengan keterbatasan anggaran yang ada saat ini terjadi, pemilihan sekala prioritas. Hal tersebut Sudah kita sampaikan kepada masyarakat saat musrenbang, menekankan pada usulan yang sangat mendesak dan anggaran tidak terlalu besar,” jelasnya.

Hery menambahkan, Salah satu masyarakat juga menyampaikan kondisi jalan berlubang cukup besar di Jalan WR Supratman yang berstruktur rigid. Apabila memungkinkan, akan diusulkan mengingat anggaran fiskal yang terbatas.

Selain itu, pemerintah juga telah mengalokasikan hampir Rp300 juta untuk penanganan bencana yang terjadi pada Maret, Juli, sampai Oktober pada tahun 2025. Ia berharap, pada tahun 2026 dan seterusnya tidak ada lagi bencana. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.