
Cilukba.co, Metro – Sebagian jalan rusak di Kota Metro mulai diperbaiki. Diantaranya yaitu perbaikan Jalan Sutan Syahrir, WR Supratman, Jalan Diponegoro, FKKPI.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Metro, Robby K Saputra mengatakan, Pemkot Metro terus berupaya agar tingkat kemantapan jalan di Bumi Sai Wawai semakin baik. Salah satunya dengan mengebut pembangunan jalan yang akan dilaksanakan di APBD murni.
“Dari total 96 ruas jalan lingkungan yang akan dibangun, 62 titik sedang dalam proses. Sedangkan sisanya masih masih menunggu dari pihak ketiga untuk proses kontrak,” kata Robby, Rabu (24/7/1024).
Dia menuturkan, selain jalan lingkungan 10 proyek strategis saat ini juga dalam proses pengerjaan. Proyek tersebut yaitu pembangunan Jalan Sutan Syahrir, WR Supratman, Jalan Diponegoro, FKKPI.
“Kemudian Jalan Kaca Piring, pemeliharaan Jalan Imam Bonjol, pelebaran jembatan Jalan Proklamasi serta gedung Kelurahan Iringmulyo dan Kelurahan Ganjarasri,” terangnya.
Robby menargetkan pembangunan tersebut selesai pada Agustus 2024 ini agar masyarakat di Kota Metro dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman.
Selain itu, dirinya menyebut kemantapan jalan di Bumi Sai Wawai tahun 2024 ini mencapai 83,92 persen. Artinya, kondisi jalan di Kota Metro dalam kondisi baik.
“Dalam penilaian jalan itu 60 – 80 persen kondisi jalanya sedang, nah untuk 80 – 100 persen itu baik. Untuk angka kemantapan kita 83,92 persen, artinya kondisi jalan kita baik,” kata.
Dia menjelaskan, tingkat kemantapan ini meningkat dari tahun sebelumnya. Dimana, sebelumnya tingkat kemantapan jalan di Metro sebesar 81 persen.
“Iya memang mengalami peningkatan. Dan untuk di Provinsi Lampung tingkat kemantapan jalan di Kota Metro ini sudah baik,” jelasnya.(rd)