
Metro, Cilukba.co – Bangunan Tua di tengah Kota Metro jadi sorotan. Semakin bertambah tua, Shopping Center dinilai belum maksimal dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Bumi Sai Wawai.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Metro mengonfirmasi bahwa potensi penerimaan daerah dari sektor sewa toko di Pasar Shopping Center nihil selama bertahun-tahun. Meskipun sejumlah pertokoan di manfaatkan pedagang baru.
Kepala Disperindag Kota Metro, Ardah, mengatakan, peran dinasnya sejauh ini sebatas mengelola retribusi salar. Hal tersebut ditampikkannya usai menghadiri rapat koordinasi di Ruang Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Kamis (10/9/2026).
“Kondisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Pengelolaan Shopping Center perlu perhatian serius Pemkot Metro, khususnya mengenai penataan aset dan optimalisasi potensi PAD,” ujar Ardah.
Pengelolaan ini berbanding lurus dengan kondisi fisik bangunan yang semakin tahun semakin tua dan memprihatinkan.
Berdasarkan observasi di lokasi, fisik bangunan mengalami kerusakan memprihatinkan, seperti retak pada dinding, atap bocor saat hujan, serta tumbuhnya lumut di beberapa sudut. Audit teknis mendesak dilakukan guna menguji tingkat keamanan serta menentukan langkah revitalisasi ke depan.(rd)