BINDA Lampung bersama Dinkes Metro Vaksinasi Anak dan Guru Sekolah Dasar

Kegiatan pemberian vaksinasi BINDA Lampung di Kota Metro./rd

Cilukba.co, Metro – Badan Intelejen Negara Daerah (BINDA) Lampung turut serta mendukung pemberian vaksinasi. Seperti pemberian vaksinasi anak umur 6 hingga 11 tahun dan tenaga pengajar di Kota Metro, Sabtu (26/2/2022).

Kegiatan yang dilakukan dibeberapa sekolah dasar di Bumi Sai Wawai itu bekerjasama dengan Dinas Kesehatan wilayah setempat.

Vaksinasi yang dilakukan BINDA itu merupakan pemberian dosis kedua bagi siswa dan yang ketiga atau booster bagi guru SD agar prosesor kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka dapat terselenggarakan.

Kepala SD Negeri 6 Kota Metro, Adenan menyampaikan ucapan terima kasih atas progam vaksinasi yang digalakkan oleh BINDA Lampung dan Dinkes Metro. Tentunya, dengan menerima dosis booster tenaga pendidik semakin kuat imunitasnya untuk menghadapi virus Corona.

“Alhamdulillah, hari ini dilaksanakan vaksinasi dosis kedua untuk seluruh siswa dan guru untuk vaksinasi booster,” kata dia, Sabtu, 26 Februari 2022.

Dia berharap, dengan dilakukannya vaksinasi kepada siswa dan guru di sekolahnya, menjadi salah satu ikhtiar untuk menyehatkan siswa dan guru, dengan harapan kedepannya KBM bisa normal seperti sebelum adanya pandemi Covid-19.

Pada kesempatan yang sama, Kepala SD N 7 Metro, Mardi mengapresiasi para wali murid yang telah mendukung suksesnya vaksinasi di sekolah tersebut.

“Tanpa dukungan, khususnya memberikan izin kepada anaknya untuk divaksin tentunya akan menjadi kendala. Alhamdulillah, para orang tua juga sangat mendukung, dan para orang tua juga setia mendampingi anak-anaknya,” ungkapnya.

Ditempat terpisah, Bambang mewakili Tenaga Kesehatan di wilayah kerja UPT Puskesmas Yosodadi mengatakan, vaksinasi ini harus segera terlaksana. Apalagi dengan meningkatnya varian baru yang bermunculan.

“Saya sangat menyambut baik dan siap melaksanakan kegiatan Vaksinasi ini, karena adanya program vaksinasi merupakan langkah antisipasi pencegahan terhadap Virus covid-19 yang saat ini masih ada dan bahkan di Indonesia sendiri ada varian baru yaitu Omicron,” ujarnya.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *