Ini Pesan Walikota Wahdi ke Perhiptani Metro

Pengukuhan pengurus DPD Perhiptani Kota Metro, masa bhakti 2022 – 2027./rd

Cilukba.co, Metro – Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin hadiri Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (DPD Perhiptani) Kota Metro, masa bhakti 2022 – 2027.

Dalam hal ini, Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin mengatakan, penyuluh ini di lantik untuk memberikan pengetahuan lebih terkait pertanian agar lebih memudahkan petani.

“Bagaimana cara mengolah tanah dan pola bertani. Tentu dari hulu ke hilir.
Dan disini diupayakan bagaimana cara memanfaatkan potensi lahan yang tidak begitu luas yang ada di Kota Metro,” kata dia saat diwawancara di Gedung Nuwo Budayo, Kamis (27/1/2022).

Menurutnya, potensi di Kota Metro ini telah menghasilkan 35.000 ton gabah pertahun.
Dan untuk telur di kota Metro sulit mendapat perizinan dari masyarakat.

“Banyak orang Metro berusaha Telur tetapi banyak yang membuka usahanya di luar Metro,” ungkap dia.

“Perikanan kita punya unggulan dulu di ikan lele, dan kita sudah punya pasar nya melalui MB2 (Metro bangga beli) dan dengan dinas ketahanan pangan kita sudah membuat pasar tani Agroceria namanya,” sambung dia.

Dikesempatan yang sama, Ketua DPD Perhiptani, Samroji mengatakan, untuk DPD Perhiptani sebelum dilantik sebenarnya sudah bergerak.

“Karena sebelumnya berdasarkan surat dari Sekda kemarin terkait harga cabe yang sudah melambung nah kami segera bergerak dalam organisasi secepat mungkin memberi bantuan,” ungkapnya.

Kemudian, pihaknya telah memberikan bantuan kurang lebih 22.000 batang cabai kepetani tetapi yang terorganisir kedalam baik ke kelompok tani maupun tidak kelompok tani.

“Kita hanya bisa bergerak apabila ada dukungan, karena pertanian selain jadi pegawai negeri disisi lain dalam organisasi kami mendukung sepenuhnya kegiatan dari pemerintah yang ada dikota Metro,” ucapnya.

Dia menjelaskan, tema kegiatan tersebut adalah edukasi wisata jadi mendidik dalam segi wisata.

“Terutama wisata di Metro utara jadi nanti dalam jalan masuk wisata itu kita membuat kegiatan2 pertanian dari buah, tanaman organik yang kita bina dalam kelompok masing masing yang ada dalam kawasan agrowisata itu,” tutupnya.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *