Ganjar Agung Bakal Punya Lapangan Sepak Bola

Musrenbang di aula Kelurahan Ganjaragung, Kecamatan Metro Barat./rd

Cilukba.co, Metro – Pemerintah Kota Metro prioritaskan pembangunan lapangan sepak bola dan perbaikan kantor kelurahan. Dalam Musrenbang Kelurahan Ganjar Agung.

Walikota Metro, Wahdi Sirajuddin mengatakan, pihaknya sudah menerima hasil laporan pra-Musrenbang yang telah dilaksanakan oleh setiap kelurahan.

“Untuk dikelurahan ini seperti yang disampaikan tadi, ialah pembangunan lapangan. Maka prioritas pembangunan itu adalah yang betul-betul dibutuhkan masyarakat,” kata dia saat diwawancara usai Musrenbang di aula Kelurahan Ganjaragung, Senin (24/1/2022).

Pihaknya berupaya untuk peningkatan PAD terhadap seluruh OPD yang ada di Kota Metro.

“Prioritas pembangunan bidang aumber daya manusia, artinya dalam bidang pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.

“Dibidang pendidikan untuk kota Metro ada 15 perguruan tinggi. Dan akan ada efek besar lagi ketika terwujud rumah sakit pendidikan terutama fakultas kedokteran,” tambahnya.

Kemudian, lanjutnya, di Musrenbang itu tidak membicarakan rencana perbelanjaan saja tetapi juga pendapatan daerah. Dan ketika sudah ada tinggal lakukan maintenance saja, perawatan terhadap yang sudah ada.

“Dan dari pendapatan itu kita bisa lakukan perencanaan sesuai dengan anggaran yang ada. Dan selanjutnya pelaksanaan, monitoring dan evaluasi akan terus dilakukan. Dan yang melakukannya ya masyarakat itu sendiri,” ucapnya.

Hal senada diungkapkan Lurah Ganjar Agung, Erwin Alfian menjelaskan, Musrenbang itu adalah tindak lanjut dari hasil rapat sebelumnya yang namanya pra-Musrenbang yang telah kita lakukan bersama RT/RW dan masyarakat.

“Gedung kelurahan yang sudah 9 tahun ini diharap dapat perbaikan.
Yang kedua lapangan. Karena di kelurahan kita ini banyak ada atlet sepak bola dan klub-klub sepak bola sedangkan lapangan kita tidak memadai dan masih latihan dilapangan lain itupun jikalau tidak ada orang,” sambungnya.

Dia menambahkan, ada juga usulan yang lain seperti perbaikan drainase , perbaikan yang digang-gang itu, tetapi itu akan dimasukkan kedalam anggaran kelurahan.

“Seperti contoh pada tanah pemakaman itu dibutuhkan penimbunan dikarenakan lokasi tempatnya miring. Nah itu menggunakan anggaran yang ada dikelurahan,” tambahnya.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *