Walikota Metro Lirik Ekraf Bandung

Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin dan Sekda Bandung Barat, Asep Sodikin./rd

Cilukba.co, Metro – Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin bersama Ketua Dekranasda Silfia Naharani melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, Rabu (6/102021).

Kegiatan ini untuk belajar tentang pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif (Ekraf) di kabupaten tersebut.

Wahdi mengatakan, Kabupaten Bandung Barat memiliki pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif yang baik. Karena itu, pihaknya ingin mengetahui upaya Bandung Barat dalam mengembangkan kedua sektor tersebut.

“Kota Metro memang tidak memiliki wisata alam. Tapi dalam ekraf kita punya banyak potensi untuk dikembangkan. Nanti dari hasil kita belajar disini kita cari apa saja yang bisa diterapkan di Kota Metro dalam pengembangan ekraf,” katanya.

Salah satu contohnya, kata dia, yakni home industri pengolahan kopi. Dimana, Provinsi Lampung merupakan penghasil kopi robusta terbesar nomor empat di dunia. Karena itu, Metro bisa membuat produk olahan kopi.

“Ini salah satu potensi yang bisa kita manfaatkan dan kota dorong. Jadi selain mempromosikan kopi dari Lampung, upaya ini juga bisa meningkatkan perekonomian dan PAD Metro,” ucapnya.

Metro sendiri, lanjut wali kota, memiliki dua produk hasil UMKM yaitu keripik pisang dan batik Silabi yang merupakan buatan anak-anak di SLB.

“Tadi kita kenalkan juga batik Silabi dan keripik pisang hasil UMKM Metro. Supaya produk-produk Metro bisa dikenal diluar daerah,” terangnya.

Wahdi menambahkan, selain untuk belajar, kunker ini sebagai upaya untuk mempromosikan Bumi Sai Wawai dari karakteristik, kenyamanan, produk asli Kota Metro dan lainya keluar daerah.

“Kemudian kita juga bisa menjalin kerjasama seperti pemasaran produk hasil Metro atau lainya dengan kabupaten yang kita kunjungi. Yang tujuanya tentu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bandung Barat, Asep Sodikin menjelaskan, Wali Kota Metro bersama Ketua Dekranasda dan beberapa OPD terkait melakukan studi banding pengembangan ekraf di Bandung Barat.

“Tapi tadi bukan hanya itu saja, banyak hal yang kita bicarakan. Dari pengembangan pariwisata, ekraf dan lainya. Tentu kita menyambut baik studi banding ini,” jelasnya.

Kedepan, dia menambahkan, Pemkab Bandung Barat juga akan melakukan upaya kerjasama dengan Kota Metro terkait pemasaran produk hasil UMKM.

“Iya tadi ada gagasan dari staf pak Bupati untuk kerjasama dengan Kota Metro. Jadi nanti kita bisa pasarkan produk UMKM kita kesana dan begitupun sebaliknya,” tutupnya.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *