Bikin Ulah, Polres Metro Buru Segerombolan Anak Punk

Putra Musawir (28), korban pengeroyokan segerombolan anak Punk dirawat di RSUD Ahmad Yani Metro./rd

Cilukba.co, Metro – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro, memburu segerombolan anak Punk yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap satu warga Lampung Timur.

Kasat Reskrim Polres Metro AKP Andri Gustami membenarkan kejadian dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh anak punk.

“Kami mendapatkan informasi telah terjadinya dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh anak punk. Dan mengakibatkan satu korban dirawat di rumah sakit,” ujar Andri diruang kerjanya, Senin (27/9/2021).

Andri menjelaskan, Kejadian bermula pada Sabtu malam Minggu 25 September 2021 lalu sekira pukul 23.00 Wib di depan taman kota atau tepatnya depan gedung sessat agung.

“Pihak keluarga korban telah melakukan pelaporan atas pengeroyokan yang dilakukan oleh anak punk kepada pihak kepolisian Polres Metro,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, Satreskrim Polres Metro telah menurunkan anggota tekab 308 untuk melakukan pengecekan dan pengembangan di tempat kejadian perkara (TKP).

Andri menambahkan, Pada saat ini untuk perkara telah ditanggani oleh Satreskrim Polres Metro telah sampai pada proses Lidik.

“Kami sedang mencari tahu keberadaan para pelaku dugaan pengeroyokan ini,” pungkasnya.

Sementara, korban pengeroyokan segerombolan anak punk, Putra Musawir (28) asal Desa Bumi Jawa, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur saat ini mengalami luka lebam di area mata, pipi dan kepala bagian belakang dan dirawat di RSUD Ahmad Yani Metro.

Menurut Putra Musawir (28 thn) korban dugaan pengeroyokan anak punk yang sedang terbaring di Rumah Sakit Ahmad Yani Kota Metro, Peristiwa pengeroyokan itu terjadi bermula ketika,

“Saya sedang nongkrong bersama teman. Dan bersebelahan dengan sekelompok anak punk. Lalu, anak punk berkata kasar kepada kami. Kemudian saya datangi dan terjadilah cekcok mulut antara saya dengan anak punk,” ucapnya.

Pihak keluarga berharap kepada pihak kepolisian Polres Metro untuk dapat melakukan penangkapan atas pengeroyokan yang dilakukan anak punk.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *