Puluhan Warga Kampung Sungai Burung Tulang Bawang Pertanyakan Kejelasan Pemasangan kWh Baru

Kantor PT. PLN Lampung Area Metro./rd

Cilukba.co, Metro – Mewakili puluhan warganya, Lurah Kampung Sungai Burung Kecamatan Dente Teladas Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) Lampung, Asnur Alamsyah menyambangi kantor PT. PLN (Persero) Distribusi Lampung area Kota Metro
PT. PLN (Persero) cabang Metro.

Jauh-jauh datang ke Kota Metro, Lurah Kampung Sungai Burung tersebut meminta kejelasan nasib warganya yang telah melunasi administrasi konsumen pemasangan kWh baru oleh PLN.

“Saya jauh-jaih datang kesini untuk meminta kejelasan kapan pemasangan Kwh listrik warga saya dipasang. Sudah tiga hari saya menginap disini dan menunggu kepastian, tapi management PLN terkesan tidak menanggapi,” katanya, Kamis (18/3/2021).

Dia menyesalkan sikapamagamen PLN yang terkesan atuh atas keluhan warganya.

“Pelayanan PT PLN cabang Metro kurang baik dan terkesan selalu mengulur-ngulur waktu. Sementara, Kami sudah memberikan kewajiban kami sebagai konsumen sebanyak 59 kWh yang telah kami bayarkan secara online,” ujarnya.

Dia menyesalkan sikap managemen PLN cabang Metro yang dinilai tidak menanggapi keluhan ya tersebut.

“Kedatangan kami kesini pertama itu bersifat baik-baik, namun pihak PLN Metro sepertinya tidak menanggapi keluhan kami dengan serius. Hanya berkata besok, besok, dan besok. Sedangkan keluarga kami di Sungai Burung ditekan warga terkait masalah ini,” sesalnya.

Dia menilai, pelayanan managemen PLN tebang pilih. Sebab, perusahaan – perusahaan di wilayah Sungai Burung yang tanpa melalui proses – proses di PLN terkesan mudah mendapatkan kWh.

“Berbeda dengan perusahaan lain yang masuk di wilayah sungai burung tanpa melalui proses-proses yang ada di PLN sesuai dengan tahapan-tahapannya justru malah mudah mendapatkan pemasangan kWh baru,” jelasnya

Warga dusun Sungai Burung RT 02 RW 05 Dente teladas Kabupaten Tulang Bawang, Mahmud mengatakan sebagian warga setempat sudah membayarkan biaya pemasangan kWh baru ke kantor PLN sejak tanggal 18 Desember 2020. Namun hingga saat ini belum ada pemasangan kWh yang dilakukan oleh PLN setempat.

“Saya bayar 59 kWh itu dari tanggal 18 Desember 2020, sampai hari ini belum ada penyelesaian. Sekarang respon dari pihak PLN Metro belum ada titik terangnya untuk penyelesaian masalah ini. Saya berharap malam ini pihak PLN bisa menyelesaikan masalah ini dan jangan saling melempar omongan,” sesal Mahmud.

Sementara, Manager Bagian Petugas Pelayanan dan Pemasaran PT. PLN (Persero) Area Kota Metro, Eddy Prayitno mengatakan, proses pemasangan kWh di Kampung Burung.

“Tidak ada masalah, stok kWh pun ada. Belum dipasang karena mereka menyetorkan laporan administrasinya Jumat kemarin. Sedangkan kami akan melakukan pemasangan jika administrasi selesai dan SPK turun,” ujarnya.

Dia menegaskan, PLN akan segera melakukan pemasangan kWh di Kampung Sungai Burung secepatnya.

“Kalau SPK sudah turun pasti langsung dipasang. Karena sesuai SK Kementerian BUMN, pemasangan kWh baru prosesnya tiga hingga lima hari jika stok kWh ready,” tegasnya.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *